Penulis :

Feri Herianto Ardi ( Sek. EF KLU )

 

Harlah 4 tahun berdirinya Yayasan Endri’s atau biasa di sebut EF akan di laksanakan nanti pada tanggal 4-6 Mei 2014. Harlah ini untuk mengenang lahirnya sebuah lembaga sosial yang fokus dalam membantu penyandang disabilitas dari tangan masyarakat kecil seorang pemuda Endri Susanto lah terlahir sebuah yayasan Bernama Yayasan Endri’s (EF) atau kerap disebut Lomboks Forgotten Children.

 

Bekerjasama dengan seseorang berkewarganegaraan Newzeland bernama Peter, EF kemudian memulai pergerakan dengan memberikan sembako, alat sekolah, pakaian dan bantuan oprasi bagi Pasien yang emergency .Khairul Habibi, pasien pertama yang ditangani oleh EF yang menjadi bukti keseriusan keberadaan yayasan ini. Khairul Habibi yang kala itu berusia 1,2 tahun dan mengalami Hydrocepalus (Pembengkakan Kepala) berasal dari Senjajak Kecamatan Gangga Lombok Utara.

 

Seiring berjalannya waktu, perjalanan EF pun semakin besar. Pada 22-28 Agustus 2015 EF dipercaya oleh salah satu lembaga Australia yang bergerak dibidang perakitan kursi roda (Wheelchair With Wings Namanya) mempercayai Yayasan Endri sebagai salah satu peserta pelatihan perakitan kursi roda bersama dengan beberapa Yayasan Lain seperti Soleman, Bali Sport Foundation dan Yayasan Damai.

 

Semenjak itu pula Yayasan Endri mengembangkan pengabdiannya dengan memberikan bantuan Kursi roda anak, kursi roda orang tua, alat bantu dengar, tongkat dan alat bantu jalan atau yang biasa disebut Walking frame. Saat itu juga EF intens berkomunikasi dengan salah satu Lembaga yang bergerak dibidang kursi roda yaitu Puspadi Bali yang berkantor di komplek Annika Lindden Centre.

 

Singkat perjalanan, Disaat EF bermimpi memiliki Mobil Ambulance. Tepat pada bulan februari 2016 saat perjalanan tim Menuju Malang, mendapatkan kabar baik dari salah satu donatur yang hendak memberikan bantuan pembelian 1 unit ambulance untuk yayasan. Dan itu terelaisasi pada bulan April 2016 terbeli 1 unit Daihatsu Luxio.mobil itulah yang di jadikan sebagai mobil oprasional yayasan untuk mengantar jemput pasien ke rumah sakit, Tidak hanya itu, beberapa unit motor operasional yayasanpun sebelumnya sudah mampu terbeli berkat bantuan para donatur guna memudahkan pendistribusian bantuan dan evakuasi pasien.

 

Pergerakan EF menuju sumbawapun disambut baik oleh pemerintah setempat guna untuk memudahkan akses. Tidak hanya pemerintah, PT. Newmont Pun menyambut baik kegiatan yayasan selama berada di sumbawa.

 

4 tahun perjalanan yayasan bukan hal mudah, banyak hal harus dikorbankan guna untuk memaksimalkan gerakan daru yayasan. Salag satunya adalah bersiap meninggalkan zona nyaman demi tewujudnya senyum mereka yang sakit, tidak mampu, terlantar dan terlupakan. Begitu kami menyebutnya. Fasilitas penunjang yayasanpun mulai terpenuhi berkat kegigihan tim dan kepercayaan dari para donatur. Seperti adanya kantor yayasan dan klinik yang terwujud melalui sebuah kegiatan gila The Great Lombok Walk atau jalan kaki keliling Lombok.

 

Keberadaan Yayasan Endri tersorot oleh media Nasional seperti pada 2015 muncul dalam media cetak Kompas, diperolehnya award oleh Pendiri yayasan sebagai 1 dari 21 Pemuda inspiratif Indonesia dalam 21 tahun Telkomsel, CNN Heroes dan Lombok Post. Pada 2016 juga media Nasional Metro TV melalui Kick Andy mengahirkan Pendiri Yayasan ini untuk tampil di publik guna memperkenalkan dan menceritakan sejarah dari yayasan. Di tahun tahun berikutnya pun disusul dengan berbagai media seperti Tv One, Net TV dan beberapa media cetak.

 

Dan di tahun 2017 kembali Yayasan mendapatkan 1 unit ambulance untuk semakin memudahkan pergerakan dalam evakuasi pasien. Kini 4 tahun yayasan berdiri, pengabdian dan tanggung jawab semakin besar. Semoga di 4 tahun yayasan Ini menjadikan pendewasaan dan semakin memaksimalkan pengabdian pada masyarakat.