Polres Dompu bekerja sama dengan Endri’s Foundation cabang dompu selama ini selalu memberikan perhatian khusus kepada para anak anak berkebutuhan khusus ( Difabel ) terutama untuk memenuhi kebutuhan mereka seperti alat bantu dan lain lainnya.

 

Kali ini mereka juga menggandeng Yayasan Endri Lombok disability Center (YE-LDC) untuk melakukan baksos kepada belasan anak di beberapa kecamatan yang tersebar di dompu dan 6 orang anak dari bima. Anak anak berkebutuhan khusus ini di berikan alat bantu berupa kursi roda khusus yang di datangkan dari Australia.

Serah Teriam Alat Bantu Kursi Roda Dari IRFAN Ketua EF Dompu kepada Wakapolres Dompu Kompol I Nyoman Adikurniawan SH.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH, S.I.K berkomitmen untuk tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat beliau terutama anak anak yang berkebutuhan khusus yang memang masih belum mendapatkan banyak sentuhan di bidang alat bantu seperti kursi roda, tongkat ketiak dan lain lainnya. Begitu juga dengan ibu Bayangkari Ny. Susi Syarif Hidayat selalu aktif  turun kelapangan bersama Tim Endri’s Foundation Cabang Dompu untuk melakukan kegitan social sambil memantau kondisi masyarakatnya secara langsung.

 

Dalam pelayanan pemberian bantuan alat bantu kursi roda WFK, Tim Lombok Disability Center bersama 8 anggotanya sudah 3 hari melakukan assessment langsung ke lapangan untuk memastikan kebutuhan anak anak berkebutuhan khusus. Ini di lakukan supaya pelayanan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan yang mereka perlukan, bukan hanya sekedar member tanpa mengetahui kebutuhan mereka secara pasti.

Setelah melakukan assessment pengukuran, tadi pagi 23/3/20 tim YE-LDC melakukan perakitan kursi roda sesuai kebutuhan anak anak berkebutuhan khusus yang sudah terdata dan langsung melakukan penyerahan secara simbolis yang bertempat di aula kantor Polres Dompu. Kapolres Dompu yang berhalangan hadir karena ada kegiatan lain di luar kantor di wakili oleh Wakapolres Dompu Kompol  I Nyoman Adikurniawan SH.

 

Besar harapan dengan kegiatan kegiatan seperti ini banyak warga difabel yang terbantu karena mereka juga berhak untuk bersosialisasi di lingkungannya namun selama ini terkendala dengan alat bantu sebagai pengganti anggota tubuh mereka yang tak berpungsi. Disisi yang lain kegiatan ini juga sangat bagus untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat supaya patuh dengan arahan arahan yang berkaitan dengan kamtibmas. (ws)