Setelah sukses melakukan baksos pelayanan kursi roda anak anak di hari Bayangkari tahun 2019, Tim Yayasan Endri Lombok Disability Center ( YE-LDC ) kembali melayani 21 anak anak yang membutuhkan bantuan kursi roda bekerjasama dengan Polres Dompu.

 

Rencana bakos yang di gagas oleh Endri’s Foundation Cabang Dompu sejak beberapa bulan yang lalu akhirnya terlaksana setelah berkordinasi kembali dengan kesiapan dari Polres Dompu yang akan menshuport kegiatan ini dari segi pengangkutan dan pendataan yang langsung di lakukan oleh Bahbinkamtibmas di wilayah masing masing kecamatan.

Bersama 7 orang Tim YE-LDC mulai hari ini (21/3) melakukan assessment kesetiap kecamatan guna menentukan kebutuhan kursi roda yang layak di berikan ke beberapa pasien. Adapun sasaran Baksos kali ini adalah mereka yang selama ini belum pernah mendapatkan pelayanan alat bantu kursi roda dari pemerintah dan instansi tekait. Ini penting supaya setiap anak anak difabel bisa merasakan kebebasan dalam berinteraksi dengan teman teman sebayanya di luar rumah juga sebagai sarana untuk menjangku pendidikan  bagi yang sudah saatnya untuk bersekolah.

 

Selain baksos, edukasi kepada keluarga dan lingkungan juga di lakukan supaya masyarakat sekitar paham akan kebutuhan anak anak difabel terutama mengenai hak hidupnya dalam bermasyarakat layaknya teman temannya yang terlahir lebih normal.

 

Dalam 7 hari kedepannya tim YE-LDC  akan berpencar berbagi tugas ke beberapa wilayah kecamatan guna mempercepat hasil Assessment sehingga bias menentukan alat bantu yang akan di bagikan.

Ketua Bayangkari Polres Dompu Ny. Susi Syarif Hidayat Saat Sehar Terima Kursi Roda Secara Simbolis di Kantor YE-LDC Mataram NTB.

WABAH CORONA TAK MENYURUTKAN  TIM YE-LDC TETAP MELAYANI DIFABEL DI DOMPU

 

Walau saat ini NTB bahkan Indonesia dan dunia lagi di sibukan dengan penanganan Wabah Virus Corona atau Covid 19, Tim YE-LDC tak menyurutkan niatnya untuk tetap melakukan kegiatan ini. Mereka terus waspada dan hati hati dalam berinteraksi dengan masyarakat untuk mengantisipasi wabah ini.

 

Di sela sela kegiatan ini mereka tak lupa juga selalu mengingatkan keluarga difabel untuk tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan diri guna menghindari wabah yang sangat meresahkan ini. Dan untuk dompu sendiri belum begitu meresahkan dan masyarakat masih beraktifias sebagaimana layaknya seperi biasa. (WS )