Lobar, 13/1/2020,- Untuk mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin antara Polsek KP3 Lembar, Lombok Disability Center – Endri’s Foundation Yang di Wakili Ketua LDC, Lalu Wisnu Pradipta menyampaikan ucapan terima kasih dalam bentuk sebuah piagam penghargaan kepada Kapolsek KP3 Lembar IPTU I Wayan Sugiana.

Kerja sama  Polsek KP3 Lembar dengan Endri’s Foundation sudah berjalan 2 tahun terakhir ini. Adapun bentuk kerja sama itu adalah memberikan pasilitas penyebrangan ke Bali bagi pasien pasien dampingan EF maupun para difabel binaan Lombok Disability Center yang mempunyai keperluan ke bali. Setiap ada pemberangkatan pasien yang di rujuk ataupun para difabel yang mau membuat kaki palsu dan lainnya ke bali, para personil KP3 selalu mempasilitasi dan mendampingi sampai ke kapal penyebrangan.

 

Selain sering mempasilitasi pasien pasien LDC-EF yang akan berangkat kebali, Personl KP3 juga sering bekerja sama dengan EF lombok barat untuk melakukan kegiatan sosial bersama kepada masyarakat miskin, difabel dan sakit. Kedekatan KP3 dengan LDC-EF dalam melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat ini tak terlepas dari peran kedua pembina EF Lombok Barat Yaitu AIPDA Suryawan dan BRIPKA Zunaidin yang saat ini bertugas di Polsek Lembar.

Selama EF Berdiri sejak tahun 2014 tidak sedikit para Relawan mereka yang berasal dari kalangan Kepolisian yang tersebar di beberapa wilayah seperti Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur dan Dompu.

 

Selain menyampaikan penghargaan kepada Kapolsek, Tim LDC-EF juga penyerahan kursi roda anak anak kepada salah satu anak anggota polsek kediri Lombok Barat. Wayan galih aksane anak pertama pasangan dari Bripka I Gde Suandi  dengan Ni Made Dwi Ari Sutami yang baru berusia 10 tahun ini lumpuh sejak lahir karena kelainan di kepala terkena Hidrisepalus. Wayan Galih yang saat ini kelas 2 SD juga terkena inpeksi tulang belakang yang membuatnya 2 kali di oprasi, begitu juga dengan kakinya yang pengkor pernah menjalani 3 kali oprasi.

 

Setelah Mendapatkan bantuan ini, Wayan Galih terlihat kegirangan dan langsung mencoba kursi barunya yang lebih nyaman karena sesuai dengan kebutuhan dia yang selama ini dia inginkan namun tak pernah kesampaian. Kendala buat anak anak seusianya memang kursi roda yang layak dan cocok buat mereka masih jarang sekali di pasaran. (WS )