Penyandang Difabel dari berbagai wilayah di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, di ajak mencoba sesuatu yang extrims yaitu menyelam sambil mengibarkan bendera laut oleh Lombok Disability Center – Endri’s Foundation bekerja sama dengan DIVEABLE yang di dukung oleh para Div pro dari berbagai daerah.

 

Selain untuk pengibaran bendera merah putih dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 74, kegiatan ini juga bermaksud untuk mengenal wisata bawah laut yang selama ini hanya bisa di nikmati oleh segelintir orang. sementara itu para Difabel juga berhak untuk menikmati keindahan alam ini.

Setiap orang memiliki hak wisata yang sama, untuk itu tempat wisata harus bisa di nikmati oleh siapapun tidak terkecuali para Difabel itu sendiri. Secara geografis Indonesia itu memiliki 2/3 wilayahnya adalah air. Hal ini merupakan potensi wisata yang besar.dengan harapan kemajuan wisata bahari dapat di nikmati oleh semua lapisan masyarakat, DIVABLE bersama banyak pihak ingin mengkampanyekan kesetaraan berwisata bawah air. Beberapa pihak yang ikut aktif berkontribusi dalam acara ini adalah pemerintah desa Malaka dan Hotel Holiday Resort sebagai penyedia venue acara, Endri’s Foundation dan Lombok Disability Center, Dive Center dan para Dive pro yang berperan aktif untuk mendampingi para peserta selam, untuk mendukung kelacaran acara ini, DIVABLE di dukung penuh oleh palang merah Indonesia Lombok utara.

 

Mengapa diving ? olah raga menyelam di pilih karena meskipun olah raga menyelam ini terbilang cukup  exstrim namun dengan pendampingan dari instruktur professional,ollah raga exstrim ini bisa di lakukan oleh siapa saja termasuk para Difabel. Acara DIAVBLE di ikuti oleh 11 difabel dari beberapa daerah yang kondisinya berbeda seperti Amputasi, Polio, Paraplegi yang di damping oleh 10 instruktur professional local dan nasional. Sebelumnya, DIAVBLE dengan komunitas lain menyelengarakan aktifitas pengibaran bendera bawah laut di bergai daerah seperti Klaten jawa tengah, Tulamben Bali dan Jogjakarta.

 

Meskipun kegiatan menyelam ini memungkinkan di lakukan oleh Difabel, banyak hal hal teknis yang harus di siapkan sesuai standar diving yang berlaku secara international sehingga kegiatan diving ini tetap aman. Hal hal teknis yang di lakukan untuk mendukung acara ini di antaranya menyiapkan peralatan selam yang di sesuaikan untuk setiap peserta selam, memberikan informasi lengkap mengenai cara pemakaian alat selam dan pendampingan oleh instruktur professional yang khusus mengenai diving untuk penyandang Difabel. tidak hanya menyelam.

 

Selain untuk mengkampanyekan Barrier free turisem, di harapkan dengan terselenggaranya acara ini mampu memperkenalkan wisata bawah air kepada semua orang termasuk para Difabel, dukungan dari masyarakat juga sangat di perlukan sehingga kita sadar akan hak semua orang dan berlomba lomba untuk berkontribusi mewujudkan kesetaraan bagi semua khususnya dalam bidang pariwisata. Lebih jauh, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pariwisata bawah laut sehingga masyarakat semakin peduli menjaga kelestarian laut indonesa. ( wisnu )

Vidio Simulasi Penyelaman sebelum pengibaran bendera.