Setelah mengalami kecelakaan setahun yang lalu di Malaysia, Hirman akhirnya menjalani perawatan di RSUP Nusa Tenggara Barat. Pemuda asal Masbagek Lombok Timur ini sempat mengalami keputus asaan sebelum di tangani/damping oleh Tim Buntung Mania dari Lombok Disability Centre – Endri’s Foundation.

 

Sejak di pulangkan ke Lombok dari Malaysia, Hirman memang agak kesulitan untuk mengakses penanganan medis karena paktor biaya. sementara BPJS yang dia punya tak bisa di pakai karena kebijakan dari BPJS tak bisa melayani Pasien kecelakaan kerja di luar negri dengan alasan kasus seperti itu sudah punya jalur sendiri yaitu BPJS ketenaga kerjaan. Sementara hirman hanya mempunya BPJS PBI yang di tanggung pemerintah. Ini sebenarnya bisa di akali dengan cara memanipulasi kasus kecelakaan yang awalnya kecelakaan kerja di luar negri menjadi kecelakaan biasa di dalam negri. Namun karena keluarga Hirman tak mengerti masalat itu sehingga berkata jujur ke pihak Rumah Sakit jika dia kecelakaan kerja di Luar Negri.

 

Hampir setahun tak mendapatkan perawatan, Hirman di bawa oleh tetangganya yang kebetulan seorang difabel yang tergabung di Buntung Mania Lombok Disability Centre – Endri’s Foundation ke rumah sakit selong. Dengan bantuan Humas RSUP pak Solihin, Hirman di uruskan kembai BPJS nya melalui Dikes Lombok Timur untuk di rubah sehingga bisa di layani.

Kamis pagi 1/8/2019 akhirnya Hirman masuk ruang oprasi dan selesai sekitar jam 14:00 siang. Oprasinya berjalan lancer tanpa ada kendala apapun. Keluarga yang mendampingi merasa bersukur dan sangat berharap melalui oprasinya ini Hirman bisa berjalan kembali seperti biasanya.

 

Namun masih ada masalah yaitu Hirman masih membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk biaya hidupnya menjalani perawatan di rumah sakit. Keluarga yang menjaganya butuh biaya akomodasi dan lain lain karena Hirman hanya tinggal bersama ibunya karena bapaknya sudah lama meninggal. (ws)