Kalau kita melewati bundaran Square Lombok barat ke arah giri menang atau kantor bupati Lombok Barat, maka ketika baru 100 meter dari bundaran akan terihat bangunan sederhana di tepi sawah sebelah kanan jalan bertuliskan “ Angkringan Sedin Bangket “ atau dalam bahasa indonesiangan Angkringan tepi sawah.

Angkringan ini baru beroprasi sekitar sebulan yang lalu dan selalu ramai di kunjungi oleh anak anak muda terutama jika sore menjelang malam karena tempatnya yang bagus dan strategis di pinggiran kota yang tak terlalu bising dengan suara suara deru kendaraan. Di sisi lain suasananya yang asri dan adem karena berada di tepi sawah membuat para pengunjung merasa betah.

 

Agus salim, pria berusia 37 tahun dan memiliki dua orang putra dan putrid ini saban sore selalu melayani para pelagganya dengan penuh keramahan. Namun di sisi yang lain yang membuat suasana di Angkringan itu berbeda dengan angkringan yang lain adalah kegiatanya yang selalu di adakan setiap hari jumat sore. Pada saat itu suami dari ibu wiwik ini selalu mengumpulkan anak anak yatim di sekitaran gerung untuk di berikan santunan.

Kegiatan penyantunan anak yatim ini di lakukan sejak Angkringan ini baru mulai di buka dan rutin di lakukan setiap jumat sore. Anak anak yatim ini akan di jemput oleh tim Yayasan Endri’s Foundation Cabang Lombok Barat ke setiap rumahnya, begitu juga pas pulang mereka akan di antar kembali. Angkringan Sedin Bangket memang sudah bekerja sama dalam kegiatan sosial ini sejak baru pertama kali buka karena merasa tertarik dengan kegiatan yayasan tersebut yang sangat aktif membantu masyarakat yang kurang mampu.

 

“ selain saya salut dengan kegiatan yayasan endris ini sehingga menginspirasi saya, saya juga pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi anak yatim karena sejak kecil saya sudah di tinggalkan oleh orang tua saya “ kata pak Agus Salim. “ jadi saya akan berusaha tetap menyantuni adik adik kita para anak yatim ini setiap hari jumat, itu komitmen saya “ lanjutnya.

 

Orang tua dari Atika Dan Iwan ini sebenarnya tak mau kegiatannya ini di espos, namun sebagai inspirasi kepada masyarakat luas, maka tim Yayasan Endri’s Foundation merasa punya kewajiban untuk mengangkatnya supaya ada angkringan angkringan atau warung warung yang lain mengikuti langkah dari pak Agus Salim ini. Semoga dengan adanya Agus Salim yang lainya, tentu akan lebih banyak anak yatim yang bisa tersantuni. (ws)