Genap seminggu Yayasan Endri’s Foundation bahu membahu bersama para relawan EF yang di lapangan untuk membantu korban gempa di KLU dan Semablun Lombok Timur. Gempa yang berkekuatan 6,4 SR yang terjadi tanggal 29 juni minggu kemarin ternyata gempa pertama dan di susul oleh gempa yang lebih dahyat lagi yang berkekuatan 7,0 RS yang terjadi Minggu tanggal 5 jam 19:45.

 

Gempa kali ini bukan saja menambah derita korban  gempa yang terjadi minggu lalu namun menyebar ke seluruh daerah di pulau Lombok. Kali ini juga memakan korban lebih banyak. Ada 82 orang korban meninggal hanya dalam 1 malam dan ribuan orang luka ringan dan luka berat. Sementara itu di beberapa kecamatan di KLU hampir 90% rumah warga dan pasilitas umum seperti masjid dan Rumah Sakit.

 

Bencana gempa ini bukan hanya merobohkan rumah rumah warga namun menghancurkan Kantor Yayasan Endri’s Faoundation yang berlokasi di Kabupaten Lombok Utara. Kantor yayasan yang juga di jadikan sebagai tempat belaja PAUD Kasih Bunda hancur dan roboh tak bisa di gunakan lagi. Sementara itu rumah beberapa Team/Relawan yayasan Endri’s Foundation hancur dan beberapa keluarga mereka juga menjadi korban bencana. Hal ini membuat para relawan yang membantu masyarakat korban gempa agak terkendala.

 

Saat ini beberapa mobil Yayasan Endri’s Foundation sudah meluncur ke lokasi gempa melalui beberapa rute menuju Lombok Utara untuk membawa bantuan terutama kebutuhan para pengungsi seperti Terpal, obat obatan dan bahan makanan yang akan langsung di salurkan ke pengungsi yang tersebar di beberapa titik.

 

Info Kerusakan Sampai Saat siang ini

 

Sebagaian daerah di perbatasan atara Lombok Barat dan KLU sebagian terjadi longoran di daerah Pusuk namun sudah berhasil di amankan sehingga bisa di lalui oleh kendaran yang membawa bantuan dengan pengawana dari pihak Polda NTB langsung. Sementara hal yang sama juga terjadi di jalur senggingi arah pemenang. Di beberapa tempat juga terjadi retakan jalan raya dan jembatan yang hampir putus.(ws)