Setelah beberapa waktu yang lalu, imigrasi kelas I Mataram melunching pasilitas ruang ramah HAM khusus buat pelayanan para Difabel, Lansia dan ibu menyusi, hari ini 18/4 Imigrasi kelas I mataram kembali meresmikan ruangan yang di khususkan buat para awak media yang mereka sebut ruang media dan information.

 

Hadir dalam peresmian ruang media dan information yang buka oleh kepala kantor wilayah kementrian hukum dan HAM NTB, selvial Akmily tersebut, Kepala Divisi Imigrasi Edy Setiadi, Kepala Divisi adimistrasi Faisol Ali, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik NTB Tribudi Prayitno, dan para pimpinan media massa di mataram. Dalam sambutanya, pak Selvial Akmaly menyambut baik peresmian media centre ini karena bisa menjadi sarana mempererat hubungan antar media.

 

“ Hubungan baik dengan media harus terus di jaga. Ini penting karena media massa bisa dijadikan partner untuk memberikan informasi keimigrasian kepada masyarakat “ kata Sevial menjelaska.

 

Sevial Akmily menuturkan, diresikannya media centre merupakan implementasi UU No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan iformasi publik. Kehadiran ruangan ini bisa menjadi pusat penyebaran informasi jajaran kantor imigrasi klas I Mataram.

 

Sementara itu, kepala kantor Imigrasi Klas I Mataram, Dudi Iskadar menuturkan, Fungsi dari media centre ini bisa menjadi wadah menjalin silaturohmi dengan rekan-rekan media di mataram. “ teman-teman media bisa menfaatkan tempat ini untuk mengirim berita jika ada kegiatan di tempat kami sehingga berita langsung di proses untuk tayang “ kata Dudi Iskandar.

 

Dudi Iskandar mengakui peran media massa sangat penting untuk memberikan sosialisasi keimigrasian. Banyak topik-topik keimigrasian yang harus di sebarluaskan kepada masyarakat. “ Dalam Konteks masyarakat Nusa Tenggara Barat, Masyarakat perlu tau tentang pentingnya keterlibatan dalam pengawasan orang asing di wilayahnya masing – masing. Nah dari sinilah media berperan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang hal tersebut “ Kata Dudi Iskandar seraya berharap agar kedepanya hubungan kerja sama yang telah terjalin sangat baik selama dapat terus berlanjut.

Ruang Media dan Information Centre yang di lengkapi denga ruang istirahat dan dua pasilitas komputer yang terkoneksi langsung melalui Waifi akan membuat para awak media merasa nyaman bekerja sambil beristirahat. Ruangan khusus tersebut juga di lengkapi dengan Televisi supaya bisa mengupdate berita berita yang lagi tayang sambil ngopi. “ Semoga ruangan ini bermenfaat buat para awak media sebagai penunjang kelancaran kerja mereka di lapangan “ jelas Pak Dudi Iskandar mengakhiri. (ws)