Enam bulan yang Deny Irawan di tabrak oleh mobil yang mengakibatkan kaki kananya patah dan harsus di oprasi. Laki laki berusia 19 tahun dari Dusun Batu Geruntung, Desa Loloan Kecamatan Bayan Lombok Utara ini sekarang hanya bisa berbaring di tempat tidurnya tak bisa kemana mana karena kakinya masih harus menjalai beberapa tindakan medis ( Oprasi ) untuk mengeluarkan Pen di kakinya ini. Sementara itu keluarganya yang berasal dari keluarga miskin sama sekali tak memiki biaya.

Anak kelima dari tujuh bersaudara yang lahir dari pasangan Baiq Nurhikmah dengan Lalu Saparudin ini sangat berharap mendapatkan bantuan biaya pengobatan dari para dermawan yang perduli akan nasibnya. Karena penghasilan bapaknya yang seorang buruh lepas di bangunan sangat tak mendukung untuk membawanya ke rumah sakit. Sementara ibunya hanyalah seorang pedagang keliling ( Asongan ) yang tak mempunyai penghasilan tetap.

 

Bukan hanya Lalu Dany Irawan saja harus di pikirkan oleh Lalu Saparudin sebagai orang tua, tapi anaknya yang paling kecil juga terkena penyakit Dwonsindrom yang mengharuskan anaknya minum obat dua kali sehari. Hal ini membuat keluarganya semakin berat menghadapi beban hidup keluarganya yang hidup di bawah garis kemiskinan.

 

Dalam kesempatan ini, sebagai orang tua yang sangat menyayangi anaknya yang masa depanya masih panjang ini, dia sangat berharap mendapatkan bantuan baik dari pemerintah terkait maupun para relawan supaya bisa keluar dari masalah ini.

 

Bagi yang mau membantu bisa menghubungi 085337301336 atas nama Fatah Sabil.

 

Lalu

Dany Irawan Berharap Sangat

Mendapatkan Bantuan

dari para Dermawan.