Indah Purwani terlahir 10 tahun yang lalu dari keluarga yang sederhana dengan hidup pas pasan dalam keadaan kurang normal karena sejak usia 10 hari dia di diagonsa Celebral Palsy oleh dokter yang merawatnya di rumah sakit. Saat berusia 70 bulan, Indah kecil mendapat cobaan yang begitu berat. Dalam keadaan kodisi badannya yang kurus seperti terkena gizi buruk malah ibu yang menjadi tumpuan kasih sayangnya meninggalkan dia terlebih dahulu. Ibunya meninggal karena sakit setelah melahirkanya.

 

Indah kecil yang hidup sakit sakitan terpaksa di rawat oleh neneknya dari sebelah bapaknya yang seorang buruh harian. Neneknya merawat indah kecil dengan penuh kasih sayang seperti merawat belahan jiwanya. Sementara bapaknya menikah lagi.

 

Sekarang neneknya sudah mulai lemah karena usianya yang sudah uzur. Kalau 10 tahun yang lalu, nenek Ra’mah mampu mengendong cucunya kesana kemari, sekarang sudah tak mampu lagi. Sementara Indah tak bisa lepas dari nenek Ra’mah. Dia harus tetap dalam pengawasan neneknya karena Indah suka kejang kejang sendiri. Nenek Ra’mah butuh alat untuk mengendong cucu kesayanganya. Tapi karena kemiskinan beliau tak mampu membelikan cucunya kursi roda. Sementara indah tak pernah sekalipun mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

 

Dua minggu yang lalu tim Endri’s Foundation Divisi Difabel mencoba melakukan Assesment untuk adik indah supaya mendapatkan kursi roda yang selama ini dia harapkan sebagai alat membantu membawa kemanapun dia pergi bersama neneknya. Divisi Difabel Yayasan Endri’s Foundation pada waktu itu tak menjanjikan karena stok kursi roda untuknya lagi kosong.

Rabu 21 februari 2018, Niar Kartika salah satu tim Endri’s Foundation kembali mengunjungi Indah Purwani untuk mebawakan dia sebuah kursi roda. Kedatangan Divisi Difabel di sambut suka cita oleh nenek indah yaitu nenek Ra’mah. Senyum syukurnya tak pernah lepas dari bibir keriputnya. Begitu juga dengan ayah indah yang sengaja datang mendampingi anaknya.

 

Tim Divisi Difabel bagian pemberdayaan Difabel Niar Kartika berpesan supaya Indah Purwani supaya di uruska BPJS supaya bisa di bawa ke tempat trapi supaya otot ototnya tak suka kejang kejang. Semoga dengan terapi Indah bisa sedikit lebih lemas dan tak suka kejang kejang lagi seperti apa yang indah alami selama ini. ( WS )