Nyayu Indah Ratu Masayau atau biasa di panggil Indah seorang Difabel Berprestasi akhirnya bisa tersenyum bahagian setelah di kunjungi oleh Team Endri’s Foundation Divisi Difabel untuk di Assesment kebutuhan alat bantu kursi rodanya. Gadis kecil kelahiran 7 maret 2016 ini tak bisa menyebunyikan kebahagiaanya karena sebentar lagi dia bisa sekolah seperti biasa lagi setelah 2 minggu tak sekolah di karenakan kursi roda tuanya sudah rusak.

 

Selama ini Indah merasa kesulitan sekali setiap berangkat maupun pulang dari sekolah. Siswi kelas IV SD 1 Lendang Tampel Desa Beber kecamatan Batu kliang Lombok Tengah ini, harus menempuh perjalanan 1 KM lebih untuk sampai kesekolahnya dengan dengan cara di dorong memakai kursi roda oleh ibunya. Kondisi jalan yang menjak dan turunan yang sangat curam adalah menjadi tantangan tersendiri buat orang tua Indah, belum lagi dengan jalanan yang masih berupa bebatuan karena belum di aspal. Tetapi itu tak menyutkan niat si gadis kecil ini untuk menuntut ilmu.

Sementara Sari, ibunya Indah tak berpangku tangan untuk tetap mengurus anak. Karena hanya Indah yang sekarang menemani sisa sisa hidupnya. Bapaknya Indah, Ki Agus Surya sudah lama meninggalkan mereka sejak usia Indah masih 6 tahun karena sakit keras. Sedangkan kakanya Indah, Nyanyuk Elok Mayang Sari sudahpun menikah.

 

Indah adalah sosok yang ramah dan mudah senyum, hal inilah yang membuat teman temanya sangat menyayanginya. Indah juga adalah sosok yang pintar di kelas. Dia selalu mendapatkan juara 1 sampai sekarang. Ibu Mayanti Selaku guru kelas Indah, sangat bangga melihat perkembangan anak muridnya. Dia sangat bangga Melihat kecerdasan dan kerajinan Indah di sekolahnya.

 

Harapan Sari sebagai ibu tunggal yang merawat Idah, semoga ada tangan tangan dermawan yang akan membantu dia merawat dan memenuhi kebutuhan Indah kedepanya. Baik itu untuk memenuhi cita cita anaknya yang ingin menjadi Dokter. Walapun hal itu masih sangat jauh, tetapi ibu Sari yang tak punya pekerjaan tetap ini harus memikirkan semua kebutuhan sekolah anaknya mulai dari sekarang. Dia inin anaknya kelak bisa menjadi insan yang mandiri walaupun penuh dengan keterbatasan.

 

Untuk alat bantu akses mobilitas Indah, Sari sebagai orang tua sangat berterima kasih sekali Dengan Yayasan Endri’s Foundation yang telah menyiapkan kursi roda yang layak dan sesuai dengan kebutuhan Indah nantinya. Karena selama ini dia membawa indah ke sekolah hanya memakai kursi roda pemberian seorang darmawan yang di beri 7 tahun yang lalu sangat tidak layak di kunakan lagi oleh Indah.

 

Dan Syamsul Hadi sebagai Sekertaris EF Divisi Difabel berjanji akan terus mengontrol perkembangan Indah supaya bisa mengetahui kebutuhan dan perkembangan indah kedepanya. Anggota Endri Foundation Cabang Aik Meneng Lombok Tengah yang kebetulan juga adalah seorang Difabel ini berkomitmen untuk menjaga dan terus menjaga Indah sebagai bentuk pengabdianya terhadap sesama Difabel. (ws)