Seiring berjalannya usia yang mengantarkannya sampai 90 tahun, tubuh yang dulu tegak kini terlihat bungkuk dan merunduk.

Namun meski demikian ia tak pernah mengenal kata lelah untuk menjadi orang terdepan hadir di Masjid setiap hendak melaksanakan sholat Jum’at, tak hanya hari Jum’at namun disetiap waktu sholat tiba ia tetap berusaha mengisi barisan sap sholat berjamah.

Tak mampu dibayangkan betapa keras usahanya untuk mengikuti sholat berjamaah, pasalnya Team Endris Foundation  Aiq Meneng Lombok Tengah ketika mengantarkan Tongkat Lansia kepadanya merasa kelelahan karena jalan yang di lalu  cukup licin, apa lagi dengan Amaq Pesah yang sudah uzur.

Amaq Pesah sangat bersyukur dengan bantuan tersebut sehingga terdengar ucapan yang seolah-olah dituntun untuk menyampaikannya, ” Saya tak pernah terpikir untuk memiliki tongkat sebagus ini karena saya merasa cukup tongkat kayu yang saya buat sebagai pengantar usia senja saya” katanya sambil pandangan matanya penuh tanya.

” Saya sangat berterimakasih kepada yang telah memperhatikan orang tua seperti saya, semoga diberi kemudahan dalam setiap urusan, begitu juga kalian yang mengantarkan semoga selalu sehat dan di mudahkan rezkinya” tambahnya sambil mengelus pundak Saeful Hamdi NTd .

Team Endri’s Foundation menyerahkan langsung sebuah tongkat ke rumah amaq pesah  saat itu ia sedang membuat bakul (kerajinan berbahan bambu) di Dusun Petoak, Desa Durian, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. (shi)